Pages

Jumat, 26 Desember 2014

Juni & Desember [Curhat(1)]

Ini adalah curhatan yang pertama, jadi harap dimaklumi yah...

Jadi gini, sekarang tahun 2014 kan? Selama 1 tahun ini, una udah lewati dengan banyak perasaan yang bercampur aduk... karena banyak kisah yang una lupakan, oleh karena itu, ceritanya loncat-loncat yah? (maaf deh)

Kita mulai dari hari ulang tahun pada tanggal 12 Juni 2014,

Hari ulang tahu dianggap sebagai hari yang spesial bagi banyak orang, tapi, dihari itu, saya menemukan sebuah fakta yang tidak terlalu mengejutkan, fakta bahwa, “Laki-Laki itu cuek dan gengsi”, buktinya, saat saya ulang tahu, gak ada satu cowok pun yang ngucapin selamat ulang tahu (sebenarnya ada 2 orang, tapi yang satu saya paksa dan yang satu lewat sosmed, dimana saya yakin bahwa dia Cuma iseng). Bahkan parahnya, Papya (panggilan papa ver. una), Ian-Io (dua adik cowok saya, yang saya juluki “si iblis kembar”-sebenarnya mereka gak kembar, mereka beda 4 tahun) tidak mengucapkan “selamat ulang tahun” (apa itu repot yah?) trus yang buat kesal adalah Io (adik terkecil saya)

dia bilang “ka nia ulang tahun?”

saya bilang “iya”

dia bilang “owh” (dengan ekspresi senyum yang sangat polos)

trus gak dapat hadiah lagi! Untungnya, saya punya teman yang baik, dia ngasih hadiah berupa kain flanel yang ia jahit, bentuknya bulan sama matahari (saya sama dia itu penggemar anime “naruto”, saya suka naruto, dia suka hinata. Naruto=matahari dan hinata=bulan) dia suruh milih mau ngambil yang mana, dan saya milih yang bulan, kalian tahu kan alasannya? Ya begitulah alasannya, dan dihadiahnya itu, ada surat gitu, dan surat itu, saya simpan dan sempat dipajang depan cermin.
Kemudin, kita lanjutkan ke bulan desember, ini adalah bulan yang cukup banyak dipenuhi masalah, nih gosipnya:

#Saya digosipin sama teman sekelas saya sendiri  (padahal, saya sama dia itu teman baik, kita sama-sama otaku, makanya akrab, semenjak gosip itu, kita gak akrab lagi, ngeselin tuh yang buat gosip)

#Saya digosipin sama temannya sahabat saya (yang ini, baru sekali chatting, beberapa hari kemudian langsung digosipin, padahal, liat orangnya aja belum)

#Saya digosipin sama guru saya (ini yang paling gak masuk akal, gila yang bilang gosip ini benar!)

#Saya dibilangin kalau tambah dewasa dan terlalu dewasa (teman main ane banyak yang kurang dewasa)

#Saya dibilangin tambah jahat  

#Ada teman yang marah sama saya, sebenanrnya, kalau dia tahu yang sebenarnya, dia gak akan marah (yang satu ini, saya diamin aja)

#Saya dibilang tukang Adu Domba (padahal, saya gak pernah buat orang-orang musuhan)

#Pertemanan saya dan dua teman baik saya jadi memburuk

Yah,, kurang lebih seperti itu kisah buruknya,, karena ini curhat, ceritanya buruk dulu yah, kapan-kapan curhat yang versi menyenangkan deh!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar